Gamer mana yang tidak akan tertarik dengan franchise open-world milik Ubisoft – Assassin’s Creed? Ketika sebagian besar developer lebih memilih untuk menjadikan dunia kriminal bawah tanah dan perang para mafia sebagai konsep utama game open-world mereka, Ubisoft menawarkan sebuah tema dan gameplay yang berbeda. Gamer dibawa pada event-event historis yang telah mengubah cara dunia nyata berjalan, menambah dan memodifikasinya dengan tema perang Assassin vs Templar, serta memperkuatnya dengan alur kompleks yang menawarkan sebuah konflik yang lebih masif. Semuanya tercermin lewat kisah hidup sang karakter utama – Desmond Miles.
Keunikan Assassin Creed juga muncul dari konsep “perjalanan memori” lewat Animus yang memungkinkan Ubisoft untuk menciptakan alur sejarah yang mereka inginkan. Setelah menampilkan empat seri terakhir yang menjadikan Altair dan Ezio sebagai karakter utama, Assassin’s Creed III yang sejak awal sudah diposisikan sebagai seri konklusi untuk cerita Desmond akhirnya membawa gamer ke dunia baru, karakter baru, dan pengalaman yang baru. Tidak lagi terpaku pada zaman Renaissance Eropa, Anda kini dibawa pada perang revolusi Amerika yang lebih brutal dan penuh darah. Anda akan memerankan seorang karakter baru, setengah British – Indian. Alam kini akan menjadi teman, dan hidden blade tetap berfungsi sebagai “pintu gerbang” Anda untuk mencapai revolusi yang selama ini diinginkan oleh para Assassin.
Bagi Anda yang sudah sempat menyimak preview kami sebelumnya tentu sudah memiliki sedikit gambaran tentang apa saja yang ditawarkan oleh Assassin’s Creed III. Lantas bagaimana performa keseluruhan dari seri terbaru ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah penutup era yang manis? Review ini akan mengupasnya lebih dalam untuk Anda.
Plot
Sebelum membahas lebih jauh tentang plot di balik Assassin’s Creed III, ada baiknya jika kami menceritakan latar belakang Perang Revolusi Amerika untuk membantu Anda mendapatkan gambaran yang lebih jelas. Setelah perang antara pasukan Perancis dan Indian berakhir di tahun 1763, 13 koloni yang terbentuk di Amerika kemudian mulai memikirkan nasib mereka sebagai sebuah bangsa. Sepertiga dari koloni ingin bergabung kembali dengan Inggris, menjadi orang Inggris, dan menyatakan kesetiaan mereka pada King George III. Mereka ini disebut sebagai The Loyalists. Sementara sepertiga yang lain menginginkan kemerdekaan sendiri dan membentuk sebuah negara baru. Kelompok inilah yang disebut sebagai The Patriots. Sementara sepertiga lainnya mengumumkan kenetralan mereka. Perang untuk menentukan nasib Amerika inilah yang disebut sebagai Perang Revolusi Amerika.
Desmond
kembali harus menjelajahi memori leluhurnya untuk mencari medali yang
dipercaya merupakan kunci bagi teknologi Peradaban Pertama, Satu-satunya
harapan untuk menyelamatkan dunia.
Tidak
serta merta berperan sebagai Connor, untuk pertama kalinya, Desmond
masuk ke dalam memori dengan garis keturunan. Anda akan mendapatkan
gambaran besar konflik dari kacamata sang ayah – Haytham Kenway.
Namun memori tidak lantas membawa Desmond pada sosok Connor Kenway yang selama ini dipromosikan oleh Ubisoft. Anda akan menjelajahi memori dari sang Ayah – Haytham Kenway yang kini memegang medali yang berusaha didapatkan oleh Desmond. Dengan kunci yang ia dapatkan dengan membunuh salah satu petinggi di Inggris, Haytham berangkat ke Boston untuk menemukan “rumah” dari Peradaban Pertama ini. Rumah yang dapat ia buka dengan medali ini. Lewat informasi para bawahan setianya, Haytham menemukan bahwa “pintu” ini ternyata berada di dalam peradaban leluhur para suku Indian. Sesuatu yang mendorong Haytham untuk memihak mereka di dalam konflik dengan para penjajah. Pertemuannya dengan seorang wanita Indian pemberani – Kaniehti:io tentu saja membantu misi utamanya ini, namun ternyata tidak menghasilkan apapun. Yang terjadi? Haytham justru jatuh cinta padanya. Cinta yang berbuah sang karakter utama yang kita gunakan – Ratonhnhaké:ton.
Ratonhnhaké:ton
– setengah British / Indian yang sejak awal hidupnya penuh dengan
tragedi. Pertemuannya dengan Peradaban Pertama membawa Ratonhnhaké:ton
pada takdirnya sebagai seorang Assassin.
Di
bawah bimbingan Achilles Davenport, Ratonhnhaké:ton mulai belajar cara
bertarung dan sejarah Assassin. Dari sosok ini pula lah, ia mendapatkan
nama Connor Kenway.
Perjuangan
sebenarnya dimulai ketika Connor diberi kepercayaan untuk mengenakan
jubah Assassinnya. Perang untuk melawan para Templar yang berusaha
mengekang potensi mimpi dan kebebasan bangsa Amerika pun dimulai.
Pertempuran melawan Para Templars pun dimulai..
Teknologi
Peradaban Pertama seperti apa yang menunggu Desmond di balik pintu
besar ini? Mampukah teknologi ini menyelamatkan manusia dari badai
matahari yang sudah lama diramalkan?
Sumber: jagatplay.com
How To Install:
1. Download Assassins Creed III Here:
(Select one of the links below. Tutorial how to download, you can see HERE )
• Link Mega.co.nz:
Part 1 - Part 2 - Part 3 - Part 4 - Part 5 - Part 6 - Part 7 - Part 8 - Part 9 - Part 10 - Part 11
• Link ClicknUpload:
Part 1 - Part 2 - Part 3 - Part 4 - Part 5 - Part 6 - Part 7 - Part 8 - Part 9 - Part 10 - Part 11
• Link FileCore:
Part 1 - Part 2 - Part 3 - Part 4 - Part 5 - Part 6 - Part 7 - Part 8 - Part 9 - Part 10 - Part 11
• Link HugeFiles:
Part 1 - Part 2 - Part 3 - Part 4 - Part 5 - Part 6 - Part 7 - Part 8 - Part 9 - Part 10 - Part 11
• Link TusFiles:
Part 1 - Part 2 - Part 3 - Part 4 - Part 5 - Part 6 - Part 7 - Part 8 - Part 9 - Part 10 - Part 11
• Link Uploadable:
Part 1 - Part 2 - Part 3 - Part 4 - Part 5 - Part 6 - Part 7 - Part 8 - Part 9 - Part 10 - Part 11
(Unrar with PASSWORD: igg-games.com )
2. Install.
3. Don't need Crack.
4. Play game.
5. Have fun ^^
( I will be happy if you leave a comment, or about some problems HERE. I will try my best to help you. Hope to see your ideas. Thank a lot.)
------- I assure that all games are checked carefully --------
System Requirement:
Minimum:
- OS: Windows Vista (SP2) / Windows 7 (SP1) / Windows 8
- CPU: 2.66 GHz Intel Core2 Duo E6700 or 3.00 GHz AMD Athlon 64 X2 6000+ or better recommended
- RAM: 2 GB (4 GB recommended)
- GPU RAM: 512 MB DirectX 9.0c-compliant with Shader Model 4.0 or higher (see supported list)*
- GPU: Nvidia GeForce 8600 GT or AMD Radeon HD 3870
- AUDIO: DirectX 9.0c-compliant (5.1 surround sound recommended)
- DVD: Dual-layer drive
- HDD: 17 GB of free hard disk space
- OTHER: Windows-compatible keyboard, mouse, optional controller (Xbox 360 Controller for Windows recommended)
- Multiplayer: 256 kbps or faster broadband connection
- AC3 Supported Video Cards:
- AMD Radeon HD 3870 / 4000 / 5000 / 6000 / 7000 series or better
- NVIDIA GeForce 8600 GT / 9 / 100 / 200 / 300 / 400 / 500 / 600 series or better
- Notes: Laptop versions of these cards may work, but are not supported. These chipsets are the only ones that will run this game.